Tak Berkategori

Cinta Sempurna untuk Pengajar Hebat

Senyuman merekah terlukis dibibir mungilnya. Melihat begitu banyak anak-anak yang menyapanya dan menyambutnya dihari pertama magang disalah satu Sekolah Dasar.
“Selamat pagi ibu guru” Ucap anak-anak secara serempak
Sekarang dia telah menginjakkan kaki ditempat yang dulu diidam-idamkan. Tempat dimana para generasi bangsa dipersiapkan. Panggilannya kini telah berubah menjadi ‘ibu guru’. Air mata haru biru tak terasa keluar dari mata indahnya.
“Ibu guru menangis?” Salah satu anak yang duduk dibangku paling depan menanyainya dan memberikan tisu yang terlipat disaku kirinya.
“Ibu bahagia bisa melihat kalian” Jawabnya yang begitu lirih sambil menyeka air matanya yang keluar.
Dengan air mata yang sudah tak mengalir, dia merogoh smartphone yang ada di dalam tasnya.
 Sayang, terimakasih untuk selalu mendukungku menjadi seorang pengajar.
Kemudian mengirimkan pesan singkat tersebut ke kekasihnya. Tatapannya terus memandangi layar smartphone. Berharap balasan pesan singkat dari kekasihnya. Satu jam kemudian smarthphone nya bergetar. Secepat kilat dia membuka dan membanya.
Sama-sama sayang. Tetap semangat dan sabar untuk menjadi guru yang hebat bagi penerus bangsa ini kelak. Aku tetap disampingmu untuk mendukung cintaku yang begitu sempurna ini. Fighting 🙂
Senyuman merekah kembali terlukis dibibirnya manisnya.
Flash Fiction ini ditulis untuk mengikuti program #FF2in1 dari www.nulisbuku.com di Facebook dan Twitter @nulisbuku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s