Tak Berkategori

WhatsApp in Love


4 November 2014

081-225-001-321                                                                             

Online
Selamat ya telah menjadi pemenang, good job 🙂
Ohya terimakasih, ini siapa?
Okta, masih ingat?
Pengisi seminar Young Entreprenur itukah?
Iya, yang kemarin dapat kesempatan berdiskusi singkat denganmu
Seharusnya saya yang merasa mendapat kesempatan berdiskusi dengan bapak
Kelihatannya umur kamu nggak beda jauh dengan saya, jadi bisa panggil Okta saja
Terimakasih Okta
Terimakasih untuk apa?
Atas greeting-nya
Iya sama-sama, sudah hampir jam 1, kamu belum istirahat?
(Tak terlihat tanda-tanda kelanjutan dari percakapan tersebuti, hanya tanda centang dua yang menandakan telah dibaca oleh sang penerima percakapan terakhir)
10 November 2014

Okta                                                                                                    

Online
Selamat malam, apa kabar?
Malam, ada apa?
Besuk pagi ikut seminar di Graha Kencana?
Maaf, besuk pagi masih ada praktek di RS
Yasudah semoga bisa ikutan dilain kesempatan. Kamu dokter ya? Bukannya di form biodata seminar kemarin kamu isi pelajar?
Iya, maaf kemarin waktu mengikuti seminar memang sengaja aku tulis pelajar, soalnya lagi menempuh studi untuk mengambil spesialis
Begitu ya, berarti sekarang jadi dokter muda dong? Eh ngambil spesialis apa?
Iya alhamdulillah, tapi masih banyak belajar juga. Spesialis anak, biar bisa dekat sama anak kecil hehe
Wah, you’re great woman. Tapi memang harus banyak sabar jika jadi dokter anak, anak kecil kan banyak rewel
Tergantung gimana cara menanganinnya, kita harus bisa jadi teman sekaligus ibu sama halnya kayak jadi guru
Sekaligus bekal untuk jadi ibu sesungguhnya juga. Hehe
Iya, semoga jadi ibu yang baik kelak
Amin. Sudah jam 11 lebih, kamu nggak tidur?
Masih harus mengerjakan proposal tugas kuliah. Tinggal sedikit lagi. Tiba-tiba dosennya minta buat besuk dikumpulin dan itu baru dikasih kabar jam 9 malam tadi.
Apapun yang dikatakan dosen memang harus ditaati. Fighting untuk jadi dokter spesialis anak J
Thankyou, kamu sendiri nggak istirahat?
Sebentar lagi, mau menyiapkan materi buat seminar besuk
Fighting juga. Semoga seminarnya sukses lanjar jaya. Mau pamit istirahat dulu. Good night
Amin. Good night too
(Suasana chatingan mereka berdua tampak lebih mencair daripada chatingan sebelumnya. Semoga seterusnya lebih intens lagi)
11 November 2014

Naura                                                                                                              

Offline
Selamat pagi dokter, semoga harimu menyenangkan dan penuh keberuntungan.
(Tak ada respon apalagi balasan dari si penerima pesan tersebut)
25 November 2014
Okta                                                                                                               
Online
Hai dokter, selamat malam, sudah hampir 2 minggu nggak pernah nyapa dokter, bagaimana 
kabarnya?
Maaf Okta, tolong jangan hubungi saya lagi. Thanks
Ada apa?
Bukan apa-apa
Ada apa? Pasti ada alasannya, tak ada asap jika tak ada api
Jangan anggap remeh setiap wanita, saya hanya nggak mau dianggap perusak hubungan orang
Bukannya kita hanya sekedar diskusi dan sharing satu sama lain
Ya
Siapa bilang kamu jadi perusak hubungan orang?
Sudahlah, saya nggak mau berdebat seperti ini, hanya membuang energi saja dan tolong perbaiki imej saya di depan teman bapak, saya tak serendah itu
Maaf, bisa aku tahu siapa yang menyebutmu seperti itu?
Tak ada
Oke, sebenarnya aku sendiri bingung apa yang kamu bicarakan. Memang banyak kabar burung kalau aku sudah punya pasangan. Tapi itu semua hanya hoax, tolong percayalah. Aku bukan tipekal laki-laki yang mengobral janji sana-sini. Kita sudah sama-sama dewasa, semoga kamu mengerti tentang kesalahpahaman ini. Terimakasih sudah mengijinkan mengenalmu lebih. Good night
(Tidaka ada balasan dari Naura, hanya tanda centang dua sebagai bukti bahwa ia telah membacanya)  

30 Desember 2014
Naura                                                                                                              
Offline
Selamat sore. Mohon maaf sebelumnya. Bisakah kita besuk pagi bertemu di Cafe Dejava jam 10.00, untuk meeting dengan pihak majalah perusahaan yang akan menerbitkan artikel dari pemenang seminar bulan lalu. Terimakasih
1 Januari 2015

Okta                                                                                                                     

Offline
Happy New Year 2015 Okta 🙂

I’m sorry if i leaved you in the cafe, yesterday. Actually, i have no answer about it. Give me two weeks to thought what must i’m doing for you. Selama dua minggu ke depan aku ada penelitian kedokteran  di Jepang. Aku akan memikirkannya. Jika aku menerimanya, aku akan datang padamu tepat dua minggu setelah pulang dari Jepang. Sebagai balasan karena konteks pembicaraan keluar dari kesepakatan yang hanya bilang meeting dengan pihak majalah, tak ada komunikasi antara kita selama dua minggu ini. Terimakasih. Seeyou

14 Januari 2015

Okta                                                                                                                    

Online
Terimakasih telah datang padaku, sayang. Besuk aku akan menjemputmu. Selamat istirahat.
Apa? Sayang? Haha. Masih kelihatan aneh aku mendengarkannya.
Biasakanlah, ini hanya sekedar tulisan, besuk kamu akan mendengarnya
Ya ya ya, nggak usah serius gitu dong. Walau kamu bilang hubungan ini akan dibawa kearah yang lebih serius. Tapi ngejalaninnya kita santai saja.
Iya. Eh kapan aku akan memberikan cincin yang kamu tinggalkan dimeja cafe itu padamu? Sungguh aku terkejut melihat responmu begitu.
Ketika kamu sudah menemui orangtuaku aku akan menerima cincinmu itu. Apalagi aku yang kau lamar, terkejut beribu-ribu lipat.
Akhirnya juga kamu takluk padaku, walau harus digantung 2 minggu. Tiap malam aku komat-kamit berdoa semoga dibukakan pintu cintamu.
Wuhhh big applause untuk usaha doanya. Kenapa kamu cepat banget mengambil keputusan buat melamarku? Kita baru kenal beberapa bulan loh
Aku sudah gerah sama berita miring diluar sana.
Ohhh cuma buat memperbaiki imej ya
Bukan seperti itu sayang
Terus?
Aku sungguh mencintaimu dari awal pertemuan kita di seminar beberapa bulan kemarin, sekaligus sebagai jawaban atas pernyataanmu bulan lalu
Ohhh buat membuktikan ke aku juga ya? Haha
Sekaligus pamer
Pamer apa?
Kalau sekarang sudah ada dokter yang menjadi kekasihku
Pengusaha muda jatuh hati sama dokter muda
Yahhh, kan kamu yang tadi pagi datang padaku
Aissshhh, itu hal terkonyol yang pernah aku lakukan sebagai the lady
Nampaknya sekarang dokter muda yang tergila-gila pada pengusaha muda
Terserah
Sayang marah?
Ya
Ayolah jangan cemberut gitu, aku bisa lihat wajah jelekmu dari sini
Uhuk, walau wajah jelek kau pasti tetap cinta kan? Eh, titip ucapan terimakasih sama pak Untung, berkat beliau, aku bisa masuk ruangan bos dengan selamat sentosa
Kamu minta tolong sama pak Untung? Beliau memang selalu baik sama semua orang. Kamu kan yang minta tolong, terimakasih-nya jangan dititipin
Iya bapak
Kelak ketika kau sudah sah jadi milikku, kau akan sering berkunjung dikantorku
Zzzzz
Tanda-tanda sudah ngantuk nih. Good night sayang, have a nice dream, i love you 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s