Tak Berkategori

Jet Lag Cinta

Selamat pagi…

Terdengar suara beratmu dari pintu kamarku. Kamu menarik tirai jendela kamar sehingga memberi ijin sinar sang mentari untuk menyambangi kamarku.

“Ini kan masih tengah malam”

Kubenamkan kembali kepalaku ke bantal tanpa menghiraukan kedatangannya.

“Hei tukang tidur, ayo bangun! Kita kan sudah janji untuk mendaki pagi ini”

Kamu berusaha merayuku dengan kata-kata manismu. Kamu tarik selimutku agar aku merasa dingin lantas bangun.

“Yasudahlah, kalau kamu nggak mau menepati janjimu, aku nggak bakal menyapa pagimu lagi”

Seketika tubuhku menuntut untuk bangun. Memasang mata kesekeliling ruangan. Memastikan bahwa kamu datang untuk benar-benar menyapa pagiku. Aku kedipkan kembali mataku untuk memeriksa kamu disini dan ternyata….

Kamu tak disini

Aku membenamkan kembali wajahku kebantal tidurku dan tak terasa air mataku tumpah. Menangisi jet lag cinta yang kualami karena dirimu.

Flash Fiction ini ditulis untuk mengikuti program #FF2in1 dari www.nulisbuku.com di Facebook dan Twitter @nulisbuku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s