Tak Berkategori

Pendekar Laporan

Celotehan ini dipersembahkan untuk para pejuang kuliah yang keromantisan hidupnya selalu dipenuhi oleh praktikum dan laporan.

Seperti dengan para anak kuliahan tidak pada umumnya. Tugas dan dosen selalu menjadi hantu bertopeng yang membuntuti kemana pun dan dimana pun. Bagi anak kuliahan yang tidak pada umumnya,  deadline selalu menjadi acuan untuk terus berjuang. Mereka akan berjuang mati-matian agar tidak melewati garis kematian tersebut. Naasnya, mereka selalu mengerjakan segala sesuatu di bawah nama besar deadline. Jadi kalau belum mendekati deadline, jangan harap untuk mengerjakannya, menyapanya pun enggan.

Hal seperti inilah yang menjadikan hidup  sekeras batu kali dan setajam parutan kelapa. Kalau sudah seperti ini, the power of kepepet akan dikerahkan disegala penjuru agar tugas-tugas tersebut terselesaikan dengan halal dan thoyib. Tentunya akan siap sedia untuk disuguhkan di meja bapak/ibu dosen yang terhormat.

Waktu juga seakan berubah menjadi deepcolector untuk mengejar deadline.Tidak peduli siang, malam, pagi, fajar, dini hari, sore, semua tetap sama saja; yang penting tugas bisa rampung. Tugas disini bisa berbagai macam bentuknya, mulai dari tugas paper, presentasi, harian, evaluasi, media, observasi dan laporan. Yang terakhir itu perlu di garis bawahi dan ditebalkan.

Laporan bagi kami (anak-anak tukang nge-lab) adalah sosok istimewa yang selalu disanjung dan diagung-agungkan. Bukan main istimewanya bagi kami. Dia sudah seperti pacar paling setia selama menyandang status mahasiswa. Menemani malam Minggu para jomblo yang acap kali berdoa meminta turun hujan. Menemani para pasangan kekasih agar terhindar dari zina yang lebih gede. Tentunya akan selalu menjadi prioritas yang utama dalam melakukan aktivitas.

Laporan kami bukanlah sembarang laporan yang seenaknya disalin dengan aplikasi copy paste. Menyalin atau bukan, media dan alat yang digunakan tetap kertas HVS putih bersih, bolpoin, penggaris, dll. Semuanya harus ditulis manual, dengan aturan sisi kiri berukaran 3 cm dan lainnya berukuran 2cm. Jangan sampai ada kesalahan fatal. Jika ada, siap-siaplah untuk menulis ulang.

Seperti juga apa yang terjadi pada malam ini. Ketika Cinderella sudah berkamufkase menjadi gembel, saya masih tetap setia beromantis ria dengan para laporan-laporan praktikum cakep. Itung-itung alibi biar tidak dikatain jomblo kesepian. Haha !

2 tanggapan untuk “Pendekar Laporan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s