Tak Berkategori

Tips Menjadi Pemburu Beasiswa S1

https://i2.wp.com/cahunnes.com/wp-content/uploads/2018/03/Beasiswa.jpg?fit=1068%2C559&ssl=1

 Honestly, menjadi mahasiswa tidak melulu perkara mengerjakan tugas, berorganisai, atau bahkan nongka-nongki di cafe. Sejatinya status mahasiswa merupakan platform seseorang untuk bisa belajar secara mandiri, tanpa terus bergantung pada orangtua. Untuk menjadi mahasiswa mandiri, perlu cara dan siasat yang cukup memeras otak dan tenaga. Mencari keuntungan tanpa merepotkan. How to get it?
 

Cara yang lazim dilakukan mahasiswa untuk mencari tambahan penghasilan adalah dengan kerja parttime di toko atau cafe, menjadi tentor bimbel, atau berbisnis/berjualan online. Meskipun penghasilannya tidak seperti para karyawan yang digaji UMR, tapi untuk sekelas mahasiswa, uang tersebut cukup memuluskan jalan untuk bisa makan 3 kali sehari dan sesekali dibelikan barang kebutuhan sekunder.

Selain dengan usaha di atas,  ada cara  lain yang dipandang lebih enak (tapi ngedapetinye juga susyeh setengah mati, rek…) yakni dengan memburu beasiswa. Beasiswa kali ini yang dimaksud adalah beasiswa untuk mahasiswa ongoing alias sudah menjalani sebagian semester perkuliahan. Berbeda dengan para mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi yang mana beasiswa sudah diberikan sedari semester pertama.

Sebenarnya banyak sekali beasiswa yang bertebaran untuk mahasiswa S1 ongoing. Pintar-pintar saja bagaimana dalam mencari informasi, terutama memantau tanggal deadline. Hal ini akan memudahkan dalam menyiapkan berkas-berkas administrasi.

Berikut daftar beberapa beasiswa ongoing yang sering diincar oleh mahasiswa :

1. Djarum Plus

2. Bank Indonesia

3. VDMS

4. PPA

5. Darul Quran

Uang intensif yang diberikan tergantung dari pemberi beasiswa, bahkan ada yang mencapai satu juta per bulan. Lumayan juga kan. Tetapi ingat uang itu diberikan tidak untuk foya-foya melainkan amanah untuk memepermudah kita dalam menempuh pendidikan. Selain uang intensif, ada beberapa beasiswa yang juga memberi wadah buat penerimanya dalam mengasah softskills.

Berhubung saya juga sebagai salah satu penerima beasiswa dari Lazis Unnes dan Bank Indonesia. Eitss itu tidak serentak dalam satu waktu loh. Pertama saya mendapatkan beasiswa dari Lazis Unnes selama satu semester. Kedua saya mendapatkan kesempatan lagi menjadi penerima beasiswa Bank Indonesia untuk satu periode. Keduanya memiliki grade dan kualifikasi yang berbeda. Jadi proses mendapatkan dan SOP selama menjadi penerima beasiswanya pun berbeda.

Tidak ada keberhasilan tanpa perjuangan. Berulangkali gagal dan mengalami penolakan dalam mendapatkan beasiswa saya rasakan sebelumnya. Dari mulai beasiswa PPA, BNI, Djarum, VDMS, dan semuanya berujung gagal. Saya selalu percaya, hasil adalah perpaduan dari usaha dan keberuntungan. Jadi saya tetap maju tak gentar untuk bisa mendapatkan kesempatan emas tersebut. Bayangkan kalau saya menyerah di sana, saya tidak akan sampai di titik sekarang.

Ini ada beberapa koentji biar dimudahkan dalam mendapatkan beasiswa.

1.     Prepare

Persiapkan semuanya sebelum apply beasiswa. Kepoin semua informasi tentang beasiswa yang diinginkan. Tujuannya agar bisa mempersiapkan sedini mungkin berkas-berkas yang dipersyaratkan dalam seleksi administrasi. Ohya, jangan lupakan IP (Indeks Prestasi) yang  harus selalu dijaga agar stabil. Meski IP bukan segalanya, tapi itu menjadi tiket awal untuk menuju tahap selanjutnya. Kalau ada sertifikat prestasi ikutkan saja dalam berkas administrasi. Barangkali itu bisa mendompleng IP.

2.      Skill

Selama berstatus mahasiswa, jangan menjadi mahasiswa apatis ya guys, ikutin tuh organisasi yang menjamur di kampus. Babat aja semua pelatihan yang difasilitasi jurusan/fakultas/universitas. Skill ini yang akan menjadi point pluss saat lolos wawancara. Para pencari beasiswa tidak hanya mencari calon penerima beasiswa yang pintar-pintar saja, tetapi juga mencari yang good leader dan pandai bersosial.

3.     Doa

Wahh ini koentji segalanya. Usai beribadah selipkan doa ini. Biar Tuhan luluh mendengar proposal yang dipanjatkan setiap hari.

4.      Ikhtiar

Kita sudah berusaha semaksimalkan, sisanya biarkan Tuhan yang mengaturnya.

Semoga sukses. Best of luck.

2 tanggapan untuk “Tips Menjadi Pemburu Beasiswa S1”

Tinggalkan Balasan ke Nurul Lailatis Sa'adah Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s