Review Buku

Kolaborasi & Self Love Ala Buku ‘Teach Like Finland’

Saat ini, kredibilitas Finlandia – salah satu negara mungil di wilayah Eropa Utara – dalam dunia pendidikan tak perlu diragukan lagi. Negara Nordic tersebut telah memukau banyak negara lainnya lewat perolehan skor tinggi dalam penyelenggaraan pertama PISA (Programme for International Student Assessment) yang meliputi penilaian keterampilan berpikir kritis dan literasi pada tahun 2001. Namun kemudian banyak pertanyaan yang muncul, apa rahasia di balik kesuksesan sekola-sekolah Finlandia?

Timothy D. Walker, penulis buku Teach Like Finland mengungkapkan rahasia-rahasia itu dalam 193 halaman. Ada 5 bab yang diulas, yakni tentang kesejahteraan, rasa dimiliki, kemandirian, penguasaan, serta pola pikir. Setelah membaca secara keseluruhan dari buku ini, saya memiliki perspective baru tentang bagaimana menjadi pendidik alias guru yang mindfulness, meaningful, dan bahagia. Menjadi pendidik alias guru memang tidak mudah, oleh karena itu self love dan kolaborasi sangat ditekankan di sini.

Kolaborasi

Kolaborasi menjadi populer di tengah kalangan guru Finlandia. Kolaborasi ini lah yang menjadi jawaban para guru saat diajukan pertanyaan tentang “Apa yang membuat bahagia sebagai guru dan membuat murid selalu gembira?”

Para guru di Finlandia bekerjasama atas dasar kebiasaan, bukan untuk sekedar tambahan ketika hari kerja berakhir. Berdasarkan penelitian Hargreaves & Shirley (2012),  kolaborasi di Finlandia bukan tentang kerja tim sementara atau menafsirkan data pencapaian siswa bersama setelah hari-hari yang sibuk di sekolah. Kerja sama adalah tentang bagaimana mereka menciptakan kurikulum dan bagaimana pekerjaan tersebut selesai dengan baik.

Kolaborasi tidak harus sesuatu yang serius dan terstruktur, melainkan bisa dilakukan lewat kopi. Kolaborasi lewat kopi artinya guru bisa mencari cara yang santai (alami) untuk bekerjasama dengan kawan guru lainnya. Selain memanfaatkan kolaborasi melalui online (media sosial), kerjasama jadul alias interaksi tatap muka dengan rekan kerja sangat diperlukan. Rekan kerja adalah mereka yang sering kita temui sehari-hari. Selain bertukar informasi dan pengetahuan, dengan bertatap muka langsung juga akan terjadi pertukaran emosi. Secara tidak langsung kita akan mendapatkan dukungan moril sesama rekan kerja.

Kolaborasi juga patut dilakukan antara guru dengan orangtua siswa. Hal ini akan mempermudah menjalankan proses pendidikan dan mengakomodasi kebutuhan siswa yang mengalami kesulitan. Orangtua yang peduli dengan proses pendidikan anaknya akan berbanding lurus dengan keberhasilan pencapaian prestasi anaknya.

Self Love

Self love atau mencintai diri sendiri dengan memprioritaskan kebahagiaan adalah rahasia yang tidak bisa terelakkan dari Finlandia. Mereka yang menyisihkan waktunya untuk tetap bisa merehatkan pikiran, pergi berlibur, atau melakukan kegiatan yang disukai memiliki tingkat kebahagiaan yang paling baik. Tidak heran jika Finlandia didaulat sebagai negara paling bahagia di dunia oleh World Happines Report 2019.

Di tahun 2016, sekolah komprehensif  Finlandia meletakkan kebahagiaan sebagai konsep pembelajaran di dalam kurikulum inti terbaru. Sedangkan di negara Bhutan, kelas-kelas di sana juga menerapkan kurikulum kebahagiaan yang menekankan life skills (keterampilan hidup) non-akademik seperti kepenuhan diri, hubungan interpersonal, dan kesadaran diri.

Strategi yang paling penting dan paling sederhana untuk diterapkan adalah : Jangan lupa bahagia.

Timothy D Walker

Memang tidak mudah mengadopsi sistem pendidikan dari satu tempat ke tempat lainnya. Apalagi berasal dari kultur yang 180⁰ jauh berbeda. Sistem pendidikan seperti tanaman atau pepohonan, yang akan tumbuh baik hanya di tanah dan iklimnya sendiri.  Namun apa salahnya jika kita belajar dari Finlandia sambil terus berbenah agar Indonesia kelak memiliki sistem pendidikan yang lebih baik dari sekarang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s