Tak Berkategori

Ternyata Hoax

Sabtu adalah hari yang selalu ditunggu-tunggu oleh para manusia penyongsong matahari (berangkat pagi, pulang petang). Dua hari kemudian setelah hari Sabtu yakni Senin, menjadi hari yang paling dibenci oleh para manusia bertipe sama pula. Padahal keduanya sama-sama dekat dengan hari minggu. Sama-sama menempuh waktu 24 jam. Sama-sama ada pagi, siang, malam. Lalu, kenapa yang di anak tirikan cuma Senin, sedangkan Sabtu ditimang-timang? Manusia aneh!

Kembali ke hari Sabtu. Entah alasan apapun itu, yang pasti Sabtu adalah hari emas para anak kuliahan. Hari dimana bisa merenggangkan bahu sejenak di tempat yang layak selain kelas, memperpanjang jatah tidur, memperbaiki kantong mata, memanjakan mata dengan beranekaragam benda penghias diri dan tulisa selain di diktat, serta melakukan aktivitas berselancar di dunia maya dengan aman sentosa jaya, tanpa penjajahan tugas. Meskipun sebenarnya kalau dipikir-pikir itu semua hanya kamuflase dari penundaan tugas dan ketakutan akan berjumpa dengan hari Senin.

Di hari Sabtu inilah, saya mulai menyusun rancangan agenda yang akan dilakukan. Kembali menilik jadwal rapat, organisasi, tugas, dan hal tetek bengek lainnya. Ternyata hari Sabtu lumayan free untuk menghirup oksigen tanpa berebutan dengan dosen. Alhasil saya punya tekad bulat untuk membayar hutang-hutang Odop sambil maskeran (kasihan wajah saya banyak rumus haha). Dan, satu tulisan berhasil di launching di pagi harinya. Woohh, saya semakin bersemangat untuk menyelesaikan tulisan demi tulisan.

Tapi naasnya, bayar hutang Odop itu hanyalah hoax belaka. Setelah lima belas menit masker tertempel di wajah. Tiba-tiba pesan berantai dan telepon berupa ancaman untuk segera datang di rapat darurat (alias mendadak) membuyarkan semuanya. Hutang gagal dibayar. Masker belum kering terpaksa dikelupas. Wajah celenang-celenong bekas masker tapi kudu lari ke kampus.  Semuanya demi tugas negara.

Yeahhh….

Dengan kaitkata

3 tanggapan untuk “Ternyata Hoax”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s