Tak Berkategori

Mendoakan

Kegiatan paling intens antara seorang hamba dengan Tuhannya adalah saat ia berdoa. Karena pada saat itu ia tengah berusaha berkomunikasi dengan pemilik Arsy, memendekkan jarak denganNya melalui kata, syair, pujian dan tingkah laku. Tujuannya tak lain adalah pengharapan akan keselamatan di dunia dan akhirat, pencapaian akan kebahagiaan, dan sebagai penenang hati.
Setiap agama mengajarkan cara berdoa masing-masing. Meskipun secara visual berbeda antara agama satu dengan yang lainnya, tapi tujuannya tetap sama. Setiap agama juga mengajarkan jika berdoa jangan hanya untuk diri sendiri, melainkan juga untuk orang lain atau dengan kata lain disebut mendoakan. Inilah yang membedakan tingkatan keimanan seorang hamba di mata Tuhannya. 
Jika kita mendoakan oranglain, maka kita akan didoakan kembali oleh malaikat. Begitulah pepatah bijak berkata. Siapa yang tidak mau didoakan malaikat? Siapa yang tidak mau selalu dikasihi oleh Tuhannya? Siapa yang tidak mau menjadi manusia yang memiliki hati mulia?
Sebagai seorang hamba yang tengah mengais belas kasihanNya agar segera dikabulkan doa-doanya, seharusnya kita bisa belajar untuk saling mendoakan. Barangkali lewat mendoakan, doa kita bisa segera terkabul.
Seperti kisah seseorang lelaki yang secara tidak langsung membuat saya belajar bagaimana mendoakan oranglain dari hati. Ia bercerita jika istrinya lah yang mengajarkan matanya terlatih melihat semua dengan hati. Dari rekaman visual lewat mata itulah, hatinya kemudian terketuk untuk mendoakan apa yang tengah dilihatnya. Dan, mulutnya yang katanya sering digunakan untuk mengumpat dan berkata kotor mulai dilatih untuk mengucapkan kata-kata kebaikan dari apa yang dilihatnya. Dari mendoakan orang lain itulah, hidupnya kini selalu penuh keberkahan. Selalu ada hal bahagia yang dijumpai, lingkungan yang dipenuhi dengan welas asih, dan segalanya menjadi lebih baik. Jadi kuncinya ada pada mindset dan habbit.
Semoga saja mulut, mata, hati, pikiran kita menjadi lebih peka untuk apa yang di depan kita. Mendoakan teman yang lagi susah payah menyelesaikan tugasnya, mendoakan ibu hamil, mendoakan para pedagang agar jualannya laris manis, mendoakan bapak ibu guru yang telah memberi ilmu, mendoakan orangtua, mendoakan anak-anak yang menjadi korban kekerasan baik di Indonesia, Allepo, Palestina, dan diseluruh muka bumi ini, mendoakan rakyat Indonesia agar selalu ditabahkan dan disabarkan hatinya untuk bisa melihat sepakbola Indonesia juara. Semoga hal-hal baik selalu tercurah untuk siapapun. Semoga….

3 tanggapan untuk “Mendoakan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s