Setiap pagi, keributan ala drama-drama di televisi dimulai. Tepatnya ketika ketiga anak ibu bangun tidur dan mempersiapkan diri untuk pergi ke sekolah. Mulai dari ibu yang sibuk mempersiapkan seragam sekolah, membuat/membeli sarapan, mempersiapkan bekal, dan mengecek segala perlengkapan ke sekolah lainnya. Semuanya ibu yang mengurus.Profesi kebanggaan seorang ibu adalah sebagai ibu rumah tangga, dan itulah… Lanjutkan membaca Ibu Rumah Tangga adalah Profesi Pilihan Ibu
Andai Sinetron Indonesia Seperti Drama Korea
Tidak usah menutup mata atas fenomena lima tahun terakhir ini. Drama Korea telah menjadi candu para anak muda kebanggaan bangsa Indonesia. Mayoritas penyuka drama Korea adalah wanita, hal ini didukung oleh jumlah populasi wanita yang memang lebih banyak ketimbang pria. Beberapa jam yang lalu, saya baru saja merampungkan menonton salah satu drama Korea yang jumlah… Lanjutkan membaca Andai Sinetron Indonesia Seperti Drama Korea
Napak Tilas Ajaran Kanjeng Sunan
Indonesia patut bersyukur akan adanya sejarah walisongo yang mengambil peran besar dalam menyebarluaskan Islam di wilayah Nusantara ini. Walisongo merupakan kumpulan sembilan orang yang dianggap sebagai waliyullah atas dasar karomah yang diberikan oleh Allah SWT.Dahulu kala, sebelum Islam menyebar luas dan bersemayam didarah sebagian besar rakyat Indonesia ini, Hindu dan Budha merupakan agama mayoritas di… Lanjutkan membaca Napak Tilas Ajaran Kanjeng Sunan
Menilik ‘Menanam Padi di Langit’
Saya baru saja merampungkan ebook novel yang berjudul Menanam Padi di Langit. Hasil dari download gratisan. Novel ini merupakan karya dari penulis kawakan Jogja bernama Puthut Ea, yang menyandang gelar sebagai kepala suku Mojok.co. Sekilas melihat cover novel ini tampak biasa saja, malah tidak ada menarik-menariknya bagi anak seusia saya. Lhawong hanya berlatar warna biru… Lanjutkan membaca Menilik ‘Menanam Padi di Langit’
Backpacker, Salah Kostum, dan Bom Surinah
Rabu, 13 Januari 2016 Seperti biasanya, selesai sholat Subuh saya langsung merebahkan di kasur kembali –entah tidur atau sekedar tidur-tiduran--, kebiasaan seperti ini hanya berlaku ketika di kos. Lima belas menit kemudian aku teringat akan janji beberapa hari yang lalu. Janji dengan sepupu unjuk berpetualangan menyusuri kota Semarang. Berhubung hari ini ada jeda tidak ada UAS… Lanjutkan membaca Backpacker, Salah Kostum, dan Bom Surinah
re-Planning
Malam itu, pukul 03.00 dini hari, mata saya masih terjaga. Rasanya sulit untuk memejamkan mata dan terlelap. Barangkali efek tidur sore sebelumnya. Untuk mengusir suntuk tangan saya sibuk mempermainkan gadget. Dari buka bbm, berlanjut ke facebook, kemudian berselancar di twitter, kemudian lagi menyelam di instagram -semua media sosial sudah saya jamah-.Berulangkali saya membuka media sosial… Lanjutkan membaca re-Planning
Sebagai Anak Kos Kekinian, Pasti Pernah Mengalami Ini
Kos adalah rumah kedua bagi anak perantauan yang sedang menempuh studi ataupun kerja. Seperti rumah pada umumnya, kos berfungsi sebagai tempat tinggal dan menemukan kehangatan keluarga. Bagi penghuninya sendiri, kos bisa dijadikan saksi bisu keluarnya air mata atas perjuangan hidup atau cinta yang dialami. Atau malah tempat kos lebih menarik akan cerita-cerita di dalamnya ketimbang… Lanjutkan membaca Sebagai Anak Kos Kekinian, Pasti Pernah Mengalami Ini
Rintik Hujan dan Ujian Berbalut Review
Rabu, 16 Desember 2015Tumben, pagi hari di hari rabu hujan turun dengan rintik-rintik. Ada rasa malas ketika bangkit dari kasur. Apalah daya, ada kuliah mekanika pukul 07.00. Tubuh malas ini aku paksain untuk lari ke kamar mandi.Seperti seharusnya, aku berangkat ke kampus sebelum pukul 07.00, antisipasi terlambat. Beli donat dulu sebelum masuk kelas. Setibanya di… Lanjutkan membaca Rintik Hujan dan Ujian Berbalut Review
Motor dan Dokter
19 Desember 2015Motor adalah hal baru bagi saya untuk tiga tahun silam. Bisa dikatakan saya punya (dibelikan) motor terlebih dahulu ketimbang bisa mengendarai motornya. Saya tergolong cupu alias penakut untuk berhubungan dengan motor. Sampai sekarang pun saya hanya pandai dengan motor matick daripada motor gigian.Karena sepeda mesin beroda dua itulah, pola kehidupan saya berubah. Berhubung… Lanjutkan membaca Motor dan Dokter
ABC-nya Afection (Part 1)
Antara percaya dan tidak, melihat namaku di selembar kertas sudah tertempel pada salah satu ruang kelas dan itu cukup membuat logikaku terguncang. Aku coba lihat kembali kertas itu, ternyata itu memang nyata dan sekarangpun aku telah berdiri di ruang kelas XI IPA 5. Nama-nama yang asing, aneh dan ajaib gumamku setelah mengatamkan membaca tulisan yang… Lanjutkan membaca ABC-nya Afection (Part 1)
