Sendiri??? Duhhh kasian amat hidup lo..Kesendirian yang saat ini diidentikan dengan kejombloan pasti akan menimbulkan rasa iba dari orang-orang disekitar. Seakan kesendirian adalah hal buruk dan menakutkan yang harus dimusnahkan dalam muka bumi ini. Banyak orang yang harus meng-cover dirinya agar terlihat bahagia dan pastinya tidak semenyedihkan sebenarnya.Apa yang salah dengan kata kesendirian?Padahal manusia datang… Lanjutkan membaca Take Yor Self in Aloneness
Kuliah bareng Pak Menteri
Berawal dari rasa iseng dan kepo sama kinerja bem FT yang selalu bikin acara keren dan wah. Akhirnya saya terdampar disalah satu kursi biru di ruangan Auditorium Unnes. Dengan rasa takjub dan takzim melihat ribuan kursi biru telah terisi oleh para peserta Kuliah Umum dan Dialog Nasional. Jarang-jarang juga melihat para petinggi dan jajaran unnes… Lanjutkan membaca Kuliah bareng Pak Menteri
AYAH
Dalam diammu, ku tahu, engkau selalu menyebut namakuDalam diammu, ku tahu, engkau selalu mendoankankuDalam diammu, ku tahu, engkau selalu menajadikanku putriDalam diammu, ku tahu, engkau selalu menjamin hidupkuDalam diammu, ku tahu, engkau selalu menyembunyikan keluh kesahmuDalam diammu, aku tidak tahu, jika engkau menahan sakit sendiriDalam diammu, aku tidak tahu, jika engkau pura-pura bahagiaDalam diammu, aku… Lanjutkan membaca AYAH
Sumpah Serapah Mahasiswa kepada Sopir Angkot
Tepat lima jam yang lalu sebelum menginjakkan kaki di tanah kelahiran kota Kudus tercinta. Ada satu cuplikan skenario hidup saya yang menggelitik pikiran dan hati saya. Seketika lantunan istighfar memenuhi hati saya.Berawal dari niat seorang anak yang ingin pulkam untuk menemuhi ayah ibu di kampung halaman dan berlanjut segera merealisasikannya dengan menaiki angkot orange. Semuanya… Lanjutkan membaca Sumpah Serapah Mahasiswa kepada Sopir Angkot
Para Pejuang SBMPTN, Kalian Luar Biasa!
Sebelumnya saya mau mengucapkan selamat atas yang diterima ptn lewat jalur SNMPTN 2015. Barangkali itu cara Tuhan menjawab atas segala usaha, kerjakeras dan doa yang kalian bangun selama 3 tahun. Bersyukurlah atas keberuntungan dan kemudahan jalan yang kalian dapat.Dan untuk yang tidak lolos SNMPTN...Saya juga harus mengucapkan selamat untuk kalian yang belum dibayarkan usaha dan… Lanjutkan membaca Para Pejuang SBMPTN, Kalian Luar Biasa!
Like Friend, Like Family
Pastinya setiap momen ada masa dan kenangan tersendiri :)Sudah hampir satu tahun (tepatnya kurang 3 bulan dari sekarang) saya menjadi bagian dari sebingkai foto di atas. Sebingkai foto yang diisi dengan berbagai macam ras suku manusia dan logat bahasa, dari jawa ngapak sampai jawa medok tulen. Sebingkai foto yang dipersatukan atas dasar senasib dan sepenanggungan.… Lanjutkan membaca Like Friend, Like Family
My Way to Hijab
Memandangi cermin dengan rambut yang tertutup selembar kain, membuat semburat senyum terlukiskan tanda bahagia. "Akhirnya setelah melewati proses yang panjang, kubulatkan tekadku untuk mulai menutup mahkota indah rambutku." Bukan perkara mudah bagiku untuk memberanikan diri berjilbab secara utuh. Empat tahun silam, awal masuk SMA merupakan momen yang pas untuk mengabdikan diri menjadi muslimah yang lebih taat… Lanjutkan membaca My Way to Hijab
[FF] Permadani Terbang
Sosok lelaki tampan yang selalu kubayangkan dengan permadani terbang ala film Aladin benar-benar ada di depan mataku. Dia hadir di waktu yang tepat dalam hidupku. Melihatnya seperti ini pun rasanya sudah tak bisa bernafas, apalagi membayangkan bersamanya di altar pernikahan bersamanya seperti yang diucapkan tadi. Rasanya ingin terbang kelangit ketujuh untuk berterimakasih kepada Tuhan atas… Lanjutkan membaca [FF] Permadani Terbang
[FF] Naungan Hujan
Hei sayang, aku masih berdiri disini. Tempat dimana kita berjanji untuk saling mencintai dengan penuh ketulusan. Tempat dimana kita memilih untuk diam sampai batas waktu entah kapan itu.***Hujan turun tak memberi ampun. Sama seperti air matanya yang berkamuflase bak hujan turun yang menyeka wajah putihnya. Putih pucat seolah tak ada aliran darah yang menyentuh wajahnya.… Lanjutkan membaca [FF] Naungan Hujan
[Cerpen] The Skeptic
Ceklek... ceklek... ceklek...Suara gagang pintu dari luar ruangan membangunkan segala lamunannya. Seketika wajahnya memucat panik tak karuan. Kakinya yang bertumpu di atas meja dengan reflek turun kembali menginjak bumi. Dengan segenap sisa kesadarannya, dia bangkit dari kursi melangkahkan kakinya ke arah pintu yang berjarak 5 mete. Berulang kali ia menarik napas untuk mengontrol kesadarannya agar… Lanjutkan membaca [Cerpen] The Skeptic
