Tepat tahun ini, usianya menginjak setengah abad. Usia yang bisa dijadikan tolak ukur untuk dikatakan tua. Dan selama lima puluh tahun itu pula ia memberikan sisa umurnya untuk orang-orang yang dikasihi dan dicintainya. Bagiku ia adalah pahlawan yang sangat nyata, tidak sekedar dongeng pengantar tidur.Sebagai anak pertama, aku selalu memandang diriku sebagai cerminan darinya. Karena… Lanjutkan membaca Hari Pahlawan untuk Lelaki Pertama yang Aku Cinta
Pulang
Dia pernah berkata; kalau kamu sakit, segeralah pulang ke rumah, kamu hanya butuh makan nasi liwetnya ibuk. So, I need go home right now !Tujuh belas tahun menjadi anak rumahan dan tiba-tiba harus menjadi anak rantau di kota tetangga (meskipun jaraknya hanya selempar dua petak di peta). Sedikit-sedikit homesick, sedikit-sedikit kangen ibuk, sedikit-sedikit mewek. Jadi… Lanjutkan membaca Pulang
Yuk Berbagi Bareng Komunitas “Ketimbang Ngemis”
source : http://ketimbangngemis-kudus.blogspot.co.id/Beberapa minggu silam, salah satu karib ada yang memberikan kabar baik lewat akun instagram di sebuah kolom komentar milik akun Ketimbang Ngemis Kudus –atau disingkat KNK. Awalnya saya masih belum paham, alasan karib saya menandai foto tersebut. Kemudian saya amati betul-betul postingan foto milik akun KNK. Saya merasa tidak asing dengan gambar seorang… Lanjutkan membaca Yuk Berbagi Bareng Komunitas “Ketimbang Ngemis”
Cuplikan Ramadhan 2016; Menjadi Tabah di Tengah Musibah
Biasanya cerita Ramadhan akan diwarnai dengan nuansa penuh kegembiraan, kekeluargaan, dan keimanan. Gembira karena di bulan Ramadhan setiap kegiatan yang kita lakukan mendapatkan pahala. Allah membuka pintu selebar-lebarnya untuk kita meraih pahala sebanyak-banyaknya. Selain itu, yang tak kalah menggemberikan adalah beranekaragamnya bentuk makanan berseliweran di sore hari atau saat menjelang buka puasa, dari yang bersantan… Lanjutkan membaca Cuplikan Ramadhan 2016; Menjadi Tabah di Tengah Musibah
Kabar dari Barat
Ada kabar,Kabar dari burung gereja depan SurauBernyanyi, bersiul, dan bercandaBerusaha menarik ekor matakuIa terus berkelakarMenampakkan pelatuk rahangnyaKabar tak sempat sampaiJiwa lemah untuk ikut berkelakarLayaknya seorang pujanggaIa bersajak dengan siulanSempat bertanya siapa tuannya?Ia malah terbang menuju atap GerejaMenemui kawan yang asyik bercengkeramaRupanya ia maluMalu akan siapa tuannyaTak lama, ia kembali ke surauKali ini,Memandangku lekatTak ada sajak… Lanjutkan membaca Kabar dari Barat
Kalau Nggak Mau Jadi Manusia Instan, Belajarlah dari Beras !
Manusia ? Beras ? Apa hubungannya ?Dalam ilmu biologi, hubungan timbal antara sesama makhluk hidup ada istilah ilmiahnya tersendiri; yakni disebut dengan simbiosis. Jika saling menguntungkan disebut simbiosis mutualisme, jika hanya diuntungkan salah satu pihak dan lainnya dirugikan disebut simbiosis parasitisme, namun jika salah satu diuntungkan namun yang lain tidak dirugikan/diuntungkan disebut simbiosis komensalisme. Nah,… Lanjutkan membaca Kalau Nggak Mau Jadi Manusia Instan, Belajarlah dari Beras !
Muncak Ungaran Bersama 17 Pendaki Pada Tanggal 17 Agustus
Euforia peringatan hari kemerdekaan RI tergaung di seantero negeri. Kegiatan demi kegiatan diselenggarakan untuk memeriahkan dan memperingati HUT Republik Indonesia yang ke 71. Peringatan HUT RI yang ke 71 ini jatuh pada tanggal 17 Agustus di hari Rabu. Tentunya ulang tahun RI kali ini memiliki momentum yang unik, terdapat kesamaan angka pada tanggal dan usia… Lanjutkan membaca Muncak Ungaran Bersama 17 Pendaki Pada Tanggal 17 Agustus
Lakukan Kontrol Diri Sedini Mungkin, Sebelum Obesitas Menghantui
Salah satu godaan manusia terbesar selain uang adalah saat melihat makanan enak, lezat, nan menggiurkan. Semangkuk mie instan saja bisa memberikan aroma yummy yang mampu membuat ngiler bagi siapa saja yang menciumnya. Apalagi melihat makanan berjejer rapi di meja, membentuk sebuah barisan barikade yang siap untuk bertempur dengan mulut kita. Membuat siapa saja yang melihatnya… Lanjutkan membaca Lakukan Kontrol Diri Sedini Mungkin, Sebelum Obesitas Menghantui
Kayuh (2)
Tawanya tiba-tiba menggelegar dengan mata masih terkatup. Nyaris memecahkan gendang telinga siapa saja yang berada di sekelilingnya. Ribuan ilalang dan belasan jangkrik yang bersenandung ria itulah yang berada di sekelilingnya saat ini. Toh, mereka semua juga bakalan acuh dengan tawa miliknya, sekeras apapun itu!Matanya mulai membuka perlahan. Rupanya ia tak ingin membuka matanya seketika. Dibukanya… Lanjutkan membaca Kayuh (2)
[Reborn] Hai, i’m back (!)
Satu bulan....Dua bulan....Tiga bulan....AtauEmpat bulan....Rasanya saya tidak punya gairah untuk merangkai kata. Entah sekedar tulisan status di Facebook atau pun Twitter. Coba cek saja, saya tidak pernah bikin status dalam kurun beberapa bulan terakhir ini. Padahal saya sudah mendeklarasikan diri menjadi penulis. Ikutan grup terkeceh abad ini ODOP (One Day One Post). Ekspektasinya sih pengen… Lanjutkan membaca [Reborn] Hai, i’m back (!)
