Science Day 2016 edisi pertama kali ini mengusung tema NATEFRONT (Nano Technology for Our Nature). Tema yang diusung kali ini pun berbeda dengan kebanyakan tema lainnya, istilah kekiniannya anti mainstream. Dimana dekade ini, isu globalisasi dan global warming masih menjadi perbincangan hangat dan trending topic disetiap forum masyarakat dunia. Namun, Science Day 2016 tetap berusaha… Lanjutkan membaca Science Day 2016 (Chapter 1)
Kayuh
Kayuhannya semakin kencang. Pedal sepeda yang telah diinjak tidak diberi ampun olehnya, terus diinjak agar sepeda itu terus melaju membuntuti truk di depannya. Truk di depan anak muda yang masih mengenakan pakaian seragam putih abu-abu lengkap adalah truk pengangkut tebu. Secara hukum fisika, ketika bersepeda di belakang truk yang bermuatan, maka kayuhan sepeda akan terasa… Lanjutkan membaca Kayuh
[Catatan Kecil] Upgrading Kosmik 2016
Sepantasanya saya menulis syukur Alhamdulillah untuk mengawali tulisan ini. Karena Dia-lah, kita diberikan nikmat kekeluargaan yang tiada terkira oleh Sang Khalik. Menjadi bagian keluarga kecil di bawah payung organisasi bernama KOSMIK (Komunitas Studi Ilmiah Fisika) juga bagian skenario Tuhan untuk mempertemukan kita dan menjalin persaudaraan. Begitulah sekiranya tugas manusia di muka bumi. Menjaga silaturahmi dan… Lanjutkan membaca [Catatan Kecil] Upgrading Kosmik 2016
Klitikan
Kedua tangan bersembunyi di balik loker meja. Mulut komat-kamit baca matra. Mata jelalatan kesana kemari mengawasi area sekitar, barangkali ada yang memergoki. Ketika semua dinyatakan aman dan pusat perhatian tertuju ke arah depan depan. Krekkkkk....Suara sobekan plastik tersebut meluncur dengan sukses, menyentuh setiap gendang telinga para penghuni kelas. Semua mata yang semula tertuju ke arah… Lanjutkan membaca Klitikan
Ketika ‘Mbak’ Berubah Menjadi ‘Ukhti’
Banyak hal baru yang saya temui saat menyandang gelar sebagai mahasiswa. Baik hal yang tampak maupun tidak, yang terdengar maupun tidak, yang bisa dirasakan maupun tidak dirasakan. Seperti hal-hal beginilah yang menyadarkan saya jika masa SMA saya sangatlah kudet (dalam artian sebenarnya).Ketika masih SD, SMP, SMA, kehidupan anak sekolah begitu statis. Berangkat pukul 07.00 pagi… Lanjutkan membaca Ketika ‘Mbak’ Berubah Menjadi ‘Ukhti’
Pendekar Laporan
Celotehan ini dipersembahkan untuk para pejuang kuliah yang keromantisan hidupnya selalu dipenuhi oleh praktikum dan laporan.Seperti dengan para anak kuliahan tidak pada umumnya. Tugas dan dosen selalu menjadi hantu bertopeng yang membuntuti kemana pun dan dimana pun. Bagi anak kuliahan yang tidak pada umumnya, deadline selalu menjadi acuan untuk terus berjuang. Mereka akan berjuang mati-matian… Lanjutkan membaca Pendekar Laporan
Nyasar; Cara Tuhan Menunjukkan Jalan Raya yang Ruwet
Saya tergolong jenis manusia yang susah sekali untuk menghafal nama, wajah, apalagi jalan. Bukan pelupa, tapi susah menghafal. Karena kelemahan merekam hal-hal yang berbau begituan itulah saya sering nyasar kemanapun kalau pergi, sering salah memanggil orang, sering dianggap sombong sama orang yang pernah ketemu saya (tapi sayanya lupa). Ujungnya predikat buta jalan melekat pada diri… Lanjutkan membaca Nyasar; Cara Tuhan Menunjukkan Jalan Raya yang Ruwet
Jumat
Kebanyakan orang menyebutnya sebagai hari pendek. Walaupun jumlah jam dihari jumat tetap sama dengan hari-hari lainnya. Sama-sama 24 jam. Seperti dengan hari-hari lainnya, hari jumat tetap memiliki makna tersendiri. Selain ritual sholat jumat bagi para muslim, ada juga ritual yang tak pernah absen tiap hari jumat. Yaitu ritual pulang kampung bagi para mahasiswa perantauan. Jadwal… Lanjutkan membaca Jumat
[Surat] Untuk Takdirku : Kepingan Dini Hari
Kamu mencintaiku seluas samudra?Ingatlah, seluas-luasnya samudra pasti bertepi. Dan aku tak akan sudi membiarkan cintamu menemui tepiannya.Kamu mencintaiku seluas jagad raya?Tengoklah ke atas, masih ada langit, langit, dan langit lagi. Itu artinya jagad raya hanya seujung kuku bagi pemilik Arsy sebenarnya. Cintamu tidak sekecil itu bukan.Kamu mencintaiku seputih butiran salju?Coba rasakanlah bagaimana salju sebenarnya. Hanya… Lanjutkan membaca [Surat] Untuk Takdirku : Kepingan Dini Hari
Kisah Wortel, Telur, dan Bubuk Kopi
Sederhana saja, cobalah untuk merebus ketiga bahan makanan tersebut : wortel, telur, dan bubuk kopi.Apa yang terjadi?Pertama, ketika wortel direbus dengan air, maka wortel yang semula keras akan berubah menjadi empuk. Air telah mengubah wortel. Seperti lingkungan yang mengubah orang berperilaku keras dan penuh semangat menjadi loyo dan lemah. Awalnya orang-orang tersebut sangat idealis dan… Lanjutkan membaca Kisah Wortel, Telur, dan Bubuk Kopi
